Switch to ID

Ketik untuk mencari...

Kembali ke Berita

Apa Kata Dia? Peraih Penghargaan Mahasiswa Terbaik OZTa 4.0

11 Aug 2020
Apa Kata Dia? Peraih Penghargaan Mahasiswa Terbaik OZTa 4.0

LAMPUNG SELATAN, ma.itera.ac.id — Setiap tahun Itera secara konsisten mengadakan ajang bergengsi seperti Ofyar Z. Tamin (OZT) Awards sebagai bentuk penghargaan bagi Mahasiswa Itera tahun pertama yang berprestasi akademik. OZTa 4.0 secara khusus diberikan kepada mahasiswa ber-IPK 4.00 selama dua semester menempuh pendidikan di Tahap Persiapan Bersama. Setelah mengikuti serangkaian seleksi, usaha Lusi A. Jati, mahasiswa Program Studi Matematika (PS MA) Itera angkatan 2019, membuahkan hasil dengan menduduki urutan pertama sebagai Mahasiswa Terbaik IPK TPB 4.0.

Selama setahun berkuliah di TPB Itera, tentu banyak hal yang telah dialami sebagai pengalaman dan proses pembentukan karakter Lusi. Berikut profil serta tips yang bermanfaat dari seorang Lusi A. Jati.

Nama saya Lusi Aulia Jati, kelahiran Lampung Timur 19 tahun yang lalu (15 mei 2001), tepatnya di Marga Tiga, Lampung Timur, Lampung. Saya anak pertama dari dua bersaudara. Saya menempuh pendidikan Sekolah Dasar di SDN 2 Gedung wani, kemudian melanjutkan SMP dan SMA masing-masing di SMPN 2 Marga Tiga dan SMAN 1 Metro. Masa SMA ini menjadi titik awal perantauan saya jauh dari rumah. Saya memiliki kegemaran menonton anime dan menulis buku harian. Target saya dalam waktu dekat ini adalah untuk menambah skill berkomunikasi, mengikuti organisasi kampus, serta dapat menggali lebih dalam segala hal berkaitan dengan matematika di prodi. Impian saya sejak kecil adalah untuk menjadi ahli disuatu bidang ilmu, kemudian memperdalam ilmu tersebut dengan berkuliah di luar negeri, serta menjadi seorang matematikawan. Saya menyadari sepenuhnya bahwa untuk mewujudkan impian tersebut bukan perkara mudah, namun saya rasa bukan berarti tidak mungkin. Saya masih akan terus berusaha.

Suka Duka TPB

Perasaan saya mengenai TPB yang saya alami, saya sangat bersyukur dan menikmati saat-saat TPB saya. Saya bertemu dengan banyak orang baik, cerdas, keren, dan orang dengan karakter serta ciri khas yang berbeda. Meski awalnya saya sempat mengeluh dalam hati saat tahu bahwa di TPB saya masih harus berhadapan dengan mata kuliah biologi dasar di Semester Genap –mengingat saya tidak suka pelajaran tersebut sewaktu SMA, namun ternyata justru di sini saya menjadi suka dengan mata kuliah tersebut J.

Awal mula menjadi mahasiswa saya merasakan hal yang sangat berbeda antara kuliah dan masa sekolah menengah. Kebiasaan menunda-nunda mengerjakan tugas di SMA ternyata tidak efektif digunakan di kuliah. Mahasiswa selain dituntut untuk menguasai materi perkuliahan, juga harus mengerjakan tugas dan kuis e-learning, laporan praktikum, dan masih banyak lagi. Tugas ini terkadang memiliki proporsi yang cukup besar di penilaian akhir sehingga terasa berat dan agak serem jika di kerjakan dekat deadline. Ketika saya menunda tugas –seringnya  laporan praktikum yang mengerjakannya hanya semalam sebelum pengumpulan– Saya merasa kualahan hingga akhirnya tugas mata kuliah lain terbengkalai dan menumpuk hingga mengakibatkan saya harus rela begadang. Oke, pengaturan waktu yang baik itu hal yang menjadi PR besar bagi saya waktu itu.

Mengantisipasinya? Saya coba untuk tulis setiap tugas beserta rencana waktu pengerjaan di note layar HP serta di buku catatan yang sering saya bawa. Ketika tiba masa UTS Semester Ganjil, saya membuat grup belajar dengan teman TPB saya yang berasal dari program studi yang berbeda dan dari asal daerah  berbeda. Rasanya hari-hari saya selalu menyenangkan bersama mereka dan seluruh teman TPB. Saya juga sudah banyak mengenal teman di prodi maupun di UKM yang saya ikuti. Semester 1 berlalu dan lanjut ke semester 2, semuanya menyenangkan meskipun di pertengahan semester 2 kuliah menjadi daring semuanya. Menurut saya sebetulnya memang tidak mungkin semuanya menyenangkan, pasti juga banyak hal yang tidak menyenangkan. Itu semua tergantung dari bagaimana cara kita menyikapinya.

Tips Memahami Mata Kuliah di TPB

Awal saya akan kuliah, saya mengingat satu peristiwa yang terjadi selang beberapa harisetelah selesai PPLK: Saya menuliskan beberapa hal yang ingin saya capai di selembar kertas yang saya tempel di mading kamar kos dengan sebuah spidol. Ternyata poin pertama berhasil saya capai. Saya sungguh terkejut karena sebelumnya saya pikir sambil setengah iseng ketika menuliskan: “IPK TPB 4.0” .

Sedikit berbagi, berikut ini beberapa tips dari saya untuk dapat memahami mata kuliah di TPB:

  1. Sukai Mata Kuliahnya

Ini cukup penting menurut saya, karena dengan menyukai mata kuliah tersebut kita menjadi ikhlas belajar tanpa ada paksaan.

Sebelumnya saya tidak menyukai bahkan sekitar tiga mata kuliah di TPB, awalnya saya selalu berdoa supaya waktu cepat berlalu ketika mata kuliah tersebut berlangsung. Bahkan di satu mata kuliah Semester Ganjil, saya berusaha menghindari duduk depan lalu lebih memilih duduk di belakang agar tidak terlihat. Namun saya tidak boleh terus lari dan menghindar, saya putuskan berusaha belajar lebih dan menyukai mata kuliah tersebut dan seiring waktu ternyata tidak serumit dan se-seram seperti yang saya pikirkan sebelumnya.

  • Hormati Dosen

Saya ingat ibu saya pernah berpesan untuk selalu hormati guru/dosen ataupun orang yang lebih tua yang telah berjasa bagi saya. Ketika di poin pertama mencoba menyukai mata kuliahnya, kemudian berlanjut dengan menghormati dosen lalu dapat timbul perasaan selalu bersemangat ketika akan memulai suatu perkuliahan, itu berdampak kita akan lebih bahagia dan mudah menerima materi yang Ibu/Bapak Dosen sampaikan.

  • Persiapkan Materi Sebelum Perkuliahan di Mulai

Saya rasa ini sangat penting, sebelum perkuliahan seminimal mungkin sudah tahu materi yang akan dipelajari. Lebih baik jika sudah membaca, mencoba mengerjakan soal di modul dan membuat rangkuman kecil atau garis besar materi. Jika ada hal yang tidak jelas bisa ditanyakan di waktu perkuliahan.

  • Perdalam Materi dengan Belajar Langsung dari Buku Referensi

Ketika membaca modul, diakhir biasanya terdapat daftar pustaka yang merupakan sumber dari modul tersebut. Ketika ada yang kurang jelas di modul, bisa diperjelas dengan melihat buku referensi yang tersedia di perpustakaan ataupun bisa juga dengan mengunduh e-book. Contohnya seperti matkul Matdas – Purcell, Kimia – Raymond Chang, Fisika – Halliday dan Biologi – Campbell.

  • Perbanyak Latihan Soal dan Buat Rangkuman Akhir

Dengan berlatih banyak soal dan jangan lupa membuat rangkuman setelah selesai memahami, membuat kita mudah saat akan UTS maupun UAS.

  • Buat Kelompok Belajar

Belajar bersama teman tentu berbeda rasanya dengan sendiri, seringkali motivasi belajar kita akan meningkat ketika kita belajar bersama dengan teman. Sudut pandang yang berbeda antara kita dan teman juga sangat membantu, alhasil kita bisa tahu ada banyak sudut pandang dan cara dalam menyikapi dan menyelesaikan suatu masalah.

  • Berdoa dan Semangatt

Ketika sudah berusaha, jangan lupa terus berdoa dan terpenting yaitu doa orang tua. Lakukan dan semangatt 120%.

Pengumuman dapat dilihat di tautan berikut: https://ltpb.itera.ac.id/wp-content/uploads/2020/08/Pengumuman-3-BESAR-OZT.pdf

Karya dari Lusi dapat dilihat di tautan berikut: https://www.youtube.com/watch?v=vQ-7XhC3h1o

Bagikan:

Siap Bergabung dengan Kami?

Daftarkan dirimu sekarang dan mulai perjalanan di dunia Matematika

Daftar Sekarang →