Mahasiswi Matematika ITERA memberikan pelatihan Webscraping

LAMPUNG SELATAN, ma.itera.ac.id — Mahasiswi ITERA yakni Nabilah Syafitri (Matematika 2017) memberikan pelatihan webscraping di BPS Provinsi Jambi pada Jum’at, 17 Juli 2020. Pelatihan tersebut diinisiasi oleh Bidang Neraca Wilayah Analisis (Newrilis) yang merupakan tempat Nabilah melaksanakan Kerja Praktek (KP). Pada sesi berbagi tersebut Nabilah, atau yang akrab dipanggil Bila, mendemonstrasikan cara mendapatkan data dari kanal berita daring dihadapan beberapa staf dari berbagai bidang di BPS Jambi.
Data berkaitan dengan ekonomi dan ekspor-impor kadang tidak tersedia secara begitu saja. Data seperti ini bisa saja merupakan rahasia perusahaan sehingga tidak mudah untuk mendapatkannya. Salah satu cara untuk mendapatkan data tersebut adalah dengan mengelola dari informasi di kanal berita daring. “di Bidang Newrilis mencari fenomena berita sangat diperlukan untuk mengolah data yang ada tentang ekonomi , ekspor impor bu, kemudian di analisis.” kata Bila.
Aktifitas pengorekan informasi dari web atau yang biasa dikenal webscraping ini banyak ditunjang oleh perangkat-perangkat lunak baik yang gratis atau berbayar. Beberapa perangkat memiliki fitur yang cukup kaya sehingga berdampak pada kemudahan penggunaannya. “Salah satu perangkat web scraping adalah Kapow, namun diaplikasi Kapow ini agak ribet karena libatin algoritma” ungkap Bila. Alternatif dari perangkat lunak tersebut adalah ekstensi Chrome yakni Web Scraper.
Metode webscraping ini tentunya sangat membantu para peneliti dalam hal ini BPS untuk untuk “mengeruk” data secara otomatis. Dalam hal mencari informasi atau data dari sebuah web, katakanlah untuk menbuat daftar harga dan tipe sepatu, tentu saja seseorang dapat melakukannya dengan mudah secara manual. Namun tentunya hal ini akan menyita banyak waktu apalagi jika rentang waktunya cukup lama. Dengan terlebih dahulu mendefinisikan aturan-aturan bagi aplikasi Web Scraper, pengguna dapat dengan mudah mendapatkan informasi relevan sesuai dengan kebutuhannya. “Bila ngumpulin (data dari) berita selama 2020 dari Januari-Juni kemarin (berupa) berita ekonomi di Jambi” terang Bila.
Di era arus informasi yang sedemikan deras ini, informasi apapun yang berseliweran melalui internet tidak lagi sekadar ceceran bit belaka. Informasi di Internet kini sudah tidak disangsikan lagi merupakan serbuk-serbuk emas yang terbawa bersama kerikil menunggu didulang. Siapa yang paling pandai dan cepat dalam mendulang, dialah yang menguasai pasar. Webscraping hanyalah salah satu teknik menggali data yang tersedia di Internet. Dengan algoritma tertentu dan dipadukan dengan teknik statistika yang mutakhir kegiatan ini dapat memiliki dampak yang singifikan di banyak bidang seperti ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.


