FGD Kurikulum Merdeka Prodi Matematika ITERA

LAMPUNG SELATAN, ma.itera.ac.id — Prodi Matematika ITERA telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini merupakan langkah Prodi Matematika ITERA dalam menindaklanjuti Peraturan Kemendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Kegiatan FGD ini dilaksanakan secara daring pada hari Kamis, 30 Juli 2020 mengundang beberapa tamu dari luar ITERA dan Dosen Luar Biasa (LB) ITERA. Beberapa tamu yang diundang diantaranya adalah Prof. Basuki Widodo selaku Presiden Indonesian Mathematical Society (IndoMS) dan Ibu Maya Narang, S.ST., M.Si. selaku perwakilan BPS Provinsi Lampung.
FGD ini bertujuan untuk menjaring masukan dari berbagai pihak terkait dengan kurikulum Prodi Matematika ITERA. Prodi Matematika ITERA yang notabenenya baru berjalan 3 tahun sangat butuh masukan dari para pakar. “Kami program studi matematika itera yang baru berjalan kalau di usia seorang anak masih bayi. Jadi kami masih perlu banyak belajar dan perlu banyak (mendapat) pengalaman (dari para tamu undangan)” ungkap Koor. Prodi Matematika Dr. Sri Efrinita Irwan.
Terdapat beberapa 3 catatan penting yang perlu digarisbawahi dalam FGD kurikulum ini yaitu Usulan Mata Kuliah, Magang, dan Kemitraan. Untuk memenuhi meningkatkan kualitas lulusan, prodi Matematika ITERA diminta untuk menambah beberapa mata kuliah baru yang berkaitan dengan eksplorasi data dan pemodelan matematika.
Dua catatan terakhir yaitu magang dan kemitraan menjadi bahasan yang paling banyak didiskusikan. Hal ini dikarenakan dalam Permendikbud No. 3 dikatakan bahwa mahasiswa memiliki kesempatan selama 2 semester untuk beraktifitas di luar perguruan tinggi. Salah satu kegiatannya adalah magang. Kegiatan ini cukup sulit karena pertimbangan waktu dan target capaiannya. Menurut Prof. Basuki diperlukan adanya kemitraan yang jelas dengan instansi terkait agar mahasiswa dapat melakukan magang di instansi tersebut.
FGD ini memberikan prodi matematika pandangan baru yang segar untuk untuk menambah bekal meniti langkah. Masukan-masukan dari tamu undangan telah ditampung untuk kemudian dikaji dan dicerna sebagai bahan perancangan kurikulum merdeka prodi matematika itera. Dengan adanya diskusi ini, prodi matematika seperti mendapat energi baru untuk mengakselerasi langkah untuk mewujudkan visi menjadi pusat pengembangan matematika yang kontibutif.



